Total Tayangan Laman

Bagaimana logo yang efektif?

Sebelum merancang logo, Anda perlu paham terlebih dulu, apa itu logo? Kenapa corporate butuh logo? Bagaimana logo yang efektif?
Logo dibuat tentu bukan sekedar sebagai simbol perusahaan atau organisasi, melainkan harus mampu merepresentasikan korporasi dan mampu memberikan trust – dalam tempo sesingkat mungkin.

Logo bisa berupa pengembangan huruf (disebut logotype), bisa berupa gambar (disebut logogram), dan dapat pula logo merupakan gabungan dari huruf dan gambar. Nama-nama perusahaan atau organisasi yang sudah mapan umumnya memiliki logo dengan warna dan jenis huruf khusus yang digunakan secara konsisten. Contohnya Coca Cola, Canon, Google, dan lain-lain. Adapula yang hanya berupa gambar atau image, seperti Nike yang terkenal dengan sebutan swoosh. Buku ini menggunakan istilah yang sudah lazim digunakan, yaitu logo. Dapat diartikan sebagai logotype, logogram atau gabungan keduanya.



A. Kenapa perusahaan perlu Logo?
Jika mata kita bisa berbicara mungkin akan komplain karena setiap hari selalu dijejali logo. Dapatkah Anda menghitung berapa banyak logo yang nyelonong ke mata kita setiap hari? Mulai dari bangun pagi, saat kita pegang handphone atau melihat jam dinding, mata kita sudah bertatapan dengan logo. Menuju ke kamar mandi kita melihat kloset, wastafel, kran, shower, sikat gigi, odol, sabun mandi, sampo, dan segala perlengkapan yang semuanya ditandai dengan merk produk. Demikian pula yang menempel di tubuh kita, dari celana, baju, dasi, sabuk, sepatu, kaos kaki, dompet, jam tangan, kacamata, tas, sampai kunci kendaraan – semua barang tadi tidak ada yang tanpa brand. Ini baru di badan kita. Bagaimana kalau dilanjutkan ke sepanjang jalan yang kita lewati? Berapa banyak logo yang tanpa sengaja kita lihat di billboard, poster, spanduk, banner, papan nama, kendaraan, payung, jaket, helm, stiker, dan lain-lainnya? Sesampai di kantor mata kita masih dijejali logo; di ruang kerja, di ruang meeting, di kantin, di toilet, dan di manapun. Sampai kembali ke tempat tidur lagi pada malam hari. Benda-benda yang kita jumpai seperti kasur, bantal, piyama, selimut, sandal, dan sembarang produk di ruang tidur, semuanya berlogo.
Seberapa pentingkah makna logo bagi perusahaan? Apakah konsumen juga memerlukan logo? Anda tentu sudah tahu jawabannya. Di atas telah disinggung bahwa logo sangat dibutuhkan perusahaan atau organisasi guna mengenalkan identitas dan menyebarkan citra. Di sisi lain, dengan adanya logo konsumen terbantu mengenali produk yang dicari. Saat ini di pasaran dunia telah beredar ratusan juta perusahaan dari berbagai produk dan jasa. Di Amerika tercatat setiap tahunnya lebih dari seratus ribu perusahaan baru mendaftarkan diri. Dapat dibayangkan betapa repotnya konsumen mencari produk di supermarket kalau kemasannya tidak diberi label. Bagaimana orang bisa mengenali mobil Honda, Hyundai, BMW, VW, kalau tidak ada logonya? Ketika Anda masuk ke toko olah raga untuk mencari sepatu, Anda dapat dengan mudah dan cepat mengenali logo Nike, Adidas atau Reebok yang sangat konsisten itu. Mungkin tidak hanya logo yang Anda kenal, tetapi juga kualitas produk, image, spirit, dan perkiraan harga. Mungkin pula Anda mengenal para bintang lapangan yang memakai produk-produk tersebut. Karena perusahaan memasang logo di mana-mana; di jaket, di t-shirt, di topi, dan di semua media.
Di era global market yang sangat kompetitif saat ini, logo bukan lagi sekedar tanda atau merk dagang, melainkan sudah menjadi senjata bisnis. Bahkan logo kini sudah menjadi kebutuhan bagi setiap organisasi yang ingin dikenal publik, termasuk organisasi politik. Nama-nama partai politik di Indonesia yang begitu banyak tentu sulit dikenali masyarakat jika tidak memakai logo.



B. Logo yang efektif
Bagaimana logo yang efektif? Secara umum dapat dikatakan, logo yang efektif adalah logo yang mudah diingat dan mampu mengekspresikan spirit perusahaan atau organisasi. Coba sejenak Anda mengingat logo-logo apa saja yang paling mengesankan dan tergambar dalam pikiran Anda saat ini. Logo apa yang paling mengesankan dan mudah mengingatnya? Mungkin muncul di memori Anda logo Coca Cola, Nike, McDonalds, Apple, Google, atau logo lainnya. Logo-logo tersebut sangat dikenal oleh masyarakat di seluruh dunia. Kenapa? Apa keistimewaan logo-logo tersebut?
Seorang desainer terkemuka John Williams mengatakan, jika Anda melihat logo selama kurang dari 10 detik kemudian Anda tidak mampu mengingat dan menggambarkan logo tersebut, maka kemungkinan besar logo tersebut terlalu rumit untuk diingat. Selain sulit diingat, kemungkinan logo tersebut kurang efektif jika dikecilkan atau dicetak hitam-putih.
Senada dengan Williams, desainer grafis Australia Jacob Cass memberikan tips atau prinsip-prinsip desain logo sebagai berikut.

1. Logo harus mampu mendeskripsikan perusahaan atau produk (describable)2. Jika dicetak hitam-putih (tanpa warna) logo tetap efektif dan menarik (effective without colour)
3. Logo harus simpel dan mudah diingat (memorable).
4. Dalam ukuran kecil logo masih bisa dibaca dan dapat dikenali (scalable)

Logo yang efektif umumnya memiliki konsep desain yang kuat. Pertanyaan yang harus dijawab sebelum merancang logo adalah, image seperti apa yang hendak disampaikan perusahaan kepada publik? Logo bengkel mobil misalnya, harus mampu merefleksikan image kendaraan bermesin. Tidak selalu dengan gambar mobil atau peralatan bengkel, bisa saja menggunakan bentuk dan warna abstrak (non-figuratif) untuk merepresentasikan filosofi perusahaan.